Yuk, Tamasya ke Museum Kereta Singa Barong

WisataCirebon.org - Museum adalah salah satu tempat wisata edukatif yang menarik untuk dikunjungi. Bagi Anda sekeluarga yang belum mempunyai rencana untuk bertamasya menghabiskan libur akhir pekan, maka berwisata ke museum dapat menjadi alternatif yang bisa dipilih.


Di sana, terdapat banyak situs sejarah peninggalan masa lalu yang bisa dilihat sekaligus dipelajari. Setiap museum memiliki berbagai keunikan masing-masing dan salah satunya adalah Museum Kereta Singa Barong yang ada di Kota Cirebon.

Apa sajakah yang bisa Anda nikmati ketika berkunjung di Museum Singa Barong?
Museum Kereta Singa Barong terletak di dalam kompleks Kesepuhan Cirebon. Anda tidak perlu membayar karcis untuk masuk ke museum. Ya, setiap pengunjung bisa masuk ke musemu secara gratis atau cuma-cuma.

Anda akan menedapati pintu masuk museum kereta barong yang tidak terkunci. Bentuk pintunya tinggi, terbuat dari kayu dan ornamen dinding di atas bidang lengkung. Dari luar hal tersebut sangatlah menarik. Dekat dengan pohon besar membuat suasana di dekat museum lebih terasa rindang. Anda bisa beristirahat di bawah pohon jika lelah sebelum memulai berkeliling museum.
Anda akan terkesima ketika pertama kali masuk ke dalam museum.

Di situ Anda akan disambut dengan pemandangan yang menarik yaitu sebuah kereta antik. Kereta antik tersebut bernama kereta singa barong. Konon katanya nama museum kereta singa barong diambil karena benda tersebut.

Kereta Singa Barong tidak hanya antik akan tetapi juga mempunyai makna dan sejarah panjang di baliknya. Pada tahun 1549 kereta tersebut dibuat oleh Panembahan Losari, Beliau adalah cucu dari Sunan Gunung Jati. Kereta Singa Barong berasal dari kata “sing ngarani Bareng-bareng” atau “yang member nama bersama-sama.




Kereta Singa Barong adalah kereta yang antik karena terdapat ukiran berbentuk singa. Ada beberapa filosofi dari bentuk kereta ini. Seekor singa yang berbelalai gajah melambangkan persahabatan kesultanan Cirebon dangan India. Singa namun berkepala naga perlambang dari persahabatan kesultanan Cirebon dengan Cina, lalu sayap dan badan buroq merupakan simbol dari Kesultanan Cirebon persahabatan dengan Mesir.

Pada belalai terdapat trisula yang melambangkan cipta, rasa dan karsa dari manusia. Diukir dengan indah kereta ini terlihat sangat menarik. Nilai estetika atau keindahan dari kereta ini sangat jelas. Ada tombak bendera kuning yang menempel pada dinding disebut dengan Bladrang.

Ada gumpalan-gumpalan warna hijau dengan ornament keemasan di belakang Kereta Singa Barong. Kereta ini biasanya dikeluarkan pada saat kirab untuk memperingati 1 Muharam. Namun yang dikeluarkan bukan lagi kereta yang asli melainkan duplikat dari kereta ini.  Hal ini sangat menarik bagi pengunjung yang hadir di Museum. Mereka tentunya dapat melihat lebih detail kereta secara lebih dekat.

Di Museum Kereta Singa Barong juga terdapat dua buah meriam berkepala naga yang berasal dari Mongolia. Ada juga tandu Garuda Mina yang digunakan untuk menandu anak yang Khitanan. Tandu tersebut dibuat pada tahun 1977 di Gempol Palimanan. Pengunjung tentunya bisa melihat benda-benda sejarah dan antic tersebut hanya di Museum ini.

Berkunjung di Museum Kereta Singa Barong akan membuat pengalaman yang berbeda untuk Anda. Keunikan dari museum ini akan membuat Anda terpesona. Jadi tunggu apalagi, Anda bisa mengunjunginya segera. Nikmatilah pesona sejarah yang ada di museum tersebut untuk menambah pengetahuan Anda. Mengetahui sejarah bangsa ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh setiap generasi penerus bangsa. Kalau bukan kita, maka siapa lagi?



Sbr gbr: nyerbon.blogspot.co.id



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Yuk, Tamasya ke Museum Kereta Singa Barong"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.