Pasar Kanoman: Pasar Tradisional Unik dengan Suasana Kental Keraton

WisataCirebon.org - Jika masuk sebuah pasar biasanya akan disambut dengan bau khas pasar, beda dengan Pasar Kanoman Cirebon. Pasar yang berlokasi sangat dekat dengan Keraton Kanoman ini memiliki daya tarik khusus.


Saat memasuki pasar ini, Anda dapat merasakan suasana kental sebuah keraton. Sangat cocok sebagai tempat berbelanja sekaligus wisata sejarah.

Cirebon memang memiliki banyak situs dan tempar bersejarah, paling tidak ada 4 keraton yang berdiri di daerah tersebut. Salah satunya adalah Keraton Kanoman. Jika dulu keraton ini menjadi pusat kegiatan penting dan banyak orang mengenalnya, maka lain dengan keadaan sekarang. Pasar Kanoman yang berada di depan keraton tersebut justru lebih dikenal masyarakat. Terlepas dari fakta yang sebenarnya membuat banyak pihak merasa prihatin tersebut, pasar tradisional ini memiliki daya tarik dan keistimewaan, diantaranya yaitu;


Keistimewaan dan Daya Tarik Pasar Kanoman Cirebon

  1. Pasar Spesial, Unik dengan Suasana Khas Keraton
  2. Pasar Kanoman bukan sembarang pasar tradisional yang biasa Anda temukan di seluruh wilayah Indonesia. Saat berkunjung ke sini, Anda dapat langsung merasakan keistimewaannya. Salah satu diantaranya adalah nuansa khas keraton yang masih terjaga. Bagi Anda yang ingin berwisata belanja sekaligus berwisata sejarah, Pasar Kanoman merupakan tempat yang tepat.
  3. Salah Satu Sentra Perdagangan Masyarakat Cirebon
  4. Memang terdapat banyak pasar yang tersebar di wilayah Cirebon. Apalagi saat ini terdapat banyak pasar-pasar modern yang menawarkan tempat yang lebih bersih dan terawat. Meskipun demikian, masyarakat sekitar, khususnya Cirebon masih menggunakan Pasar Kanoman sebagai salah satu sentra perdagangan. Di sini terdapat formasi lengkap segala kebutuhan pokok harian masyarakat dari mulai sayuran, buah-buahan, hingga barang-barang rumah tangga lainnya. Jika Anda ingin mencari makanan olahan seperti petis, hasil laut, berbagai macam kerupuk dan beberapa kuliner khas Cirebon lainnya, datanglah ke pasar ini karena semua itu tersedia.
  5. Pasar Yang Memiliki Ciri Tersendiri
  6. Selain menjadi salah satu sentra perdagangan di Cirebon, khususnya di daerah wilayah III Cirebon yang meliputi Kabupaten Majalengka, Kuningan, dan Indramayu, masyarakat mengandalkan Pasar Kanoman untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari, khususnya buah-buahan lokal. Selain buah-buahan, yang menjadikan pasar tradisional ini spesial adalah terdapatnya lokasi pasar khusus untuk segala macam kain atau konveksi.



Sejarah Awal Berdirinya Pasar Kanoman

Berdirinya Pasar Kanoman tidak lepas dari salah satu politik licik yang didalangi oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Pada saat itu, Keraton Kanoman sangat disegani. Di tempat itulah kemudian lahir banyak para ahli agama sekaligus para pejuang yang menentang dan melawan Belanda. Pihak Keraton Kanoman pernah membuat ketar ketir Pemerintah Belanda, sehingga muncullah ide untuk membangun pasar yang kini dikenal dengan nama Pasar Kanoman ini.

Tujuan awal didirikannya Pasar Kanoman oleh pihak Belanda adalah untuk memutus jaringan Keraton Kanoman dengan kelompok-kelompok yang melawan Pemerintah belanda. Selain itu, dengan adanya pasar buatan Belanda tersebut, memungkinkan pihak penjajah untuk melakukan infiltrasi mata-mata atau telik sandi dalam memantau dan menyerap informasi dari setiap gerak gerik di dalam Keraton Kanoman. Selain pasar, Belanda pun membangun gedung bioskop dengan tujuan untuk meruntuhkan moral masyarakat sekitar. Ternyata usaha dan tujuan Belanda untuk mendirikan pasar tersebut berhasil membunuh kultural dan politik keraton.

Rasanya sayang jika berkunjung ke Cirebon, apalagi mengunjungi Keraton Kanoman, tanpa masuk ke Pasar Kanoman. Di sini Anda bisa membeli aneka macam kebutuhan pangan dan pokok rumah tangga. Tidak jauh dari pasar, Anda pun bisa dengan mudah menemukan pusat oleh-oleh yang bisa digunakan sebagai buah tangan bagi orang di rumah.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pasar Kanoman: Pasar Tradisional Unik dengan Suasana Kental Keraton"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.