Inilah Keraton Kacirebonan: Keraton Paling Kecil di Cirebon yang Menarik untuk Dikunjungi

WisataCirebon.org - Keraton Kacirebonan merupakan salah satu keraton yang masih bisa Anda kunjungi di Kota Cirebon. Keraton yang beralamat di Jalan Pulasaren, Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan,


Kota Cirebon ini memiliki sejarah yang patut untuk dipelajari. Berada di atas tanah seluas 2.5 hektar, keraton ini merupakan pecahan dari Keraton Kanoman. Berikut ini kami berikan ulasan lengkapnya;


Sejarah Keraton Kacirebonan

Awal mula atau sejarah berdirinya Keraton Kacirebonan adalah pada tahun sekitar 1670, pengaruh Kolonial Belanda telah masuk ke dalam Kedaulatan Kesultanan Kanoman yang pada saat itu dipimpin oleh Sultan Kanoman ke IV yang bernama Pangeran Haerudhin. Mengetahui Kolonial Belanda telah mulai mempengaruhi kedaulatan kesultanannya dengan menarik pajak yang memberatkan rakyat, maka oleh Pangeran Muhamad Haerudhin ditentang dan beliau melakukan perlawanan terbuka terhadap Pemerintah Kolonial Belanda.

Perlawanan berlangsung selama 5 tahun dengan dukungan positif dari masyarakat Cirebon.  Sampai pada akhirnya Sang Pangeran berhasil ditangkap dan diasingkan ke benteng Viktoria Ambon, Maluku. Meskipun demikian perlawanan rakyat Cirebon tidak serta merta padam melainkan semakin menggebu-gebu, bahkan meluas hingga ke daerah Indramayu. Hal ini membuat Pemerintah Kolonial Belanda merasa kuwalahan dan memutuskan untuk mengembalikan Pangeran Muhamad Haerudhin kembali ke Cirebon.

Namun sayang, Keraton Kanoman telah diduduki oleh Pangeran Imamudin yang diangkat secara sepihak oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Melihat kenyataan ini, maka Pangeran Muhamad Haerudhin kemudian mendirikan Kesultanan Kacirebonan pada tahun 1808 dengan gelar Sultan Carbon Amirul Mukminin.




Peninggalan-Peninggalan Bersejarah Keraton Kacirebonan

Ketika mengunjungi objek wisata Keraton Kacirebonan, Anda dapat melihat berbagai macam peninggalan-peninggalan Keraton Kacirebonan yang sarat dengan nilai sejarah yang tinggi, diantaranya yaitu;
1.    Kitab-kitab islam dari zaman para wali
2.    Gamelan
3.    Alat makan
4.    Peralatan perang, seperti keras, pedang dan tombak.
5.    Alat pembuat jamu atau param
6.    Kain batik tua
7.    Wayang kulit raksasa


Ciri Khas dan Bagian-Bagian Menarik Keraton Kacirebonan

  1. Pada dinding pilar gapura sebelah kanan terdapat prasasti dalam huruf Jawa
  2. Keraton Kacirebonan memiliki dua Paseban, yaitu;
  3. •    Paseban Kulon yang terletak di sebelah kiri
    •    Paseban Wetan yang terletak di bagian kanan keraton.
    Kedua paseban tersebut memiliki fungsi sebagai tempat untuk menerima tamu dan latihan tari, yaitu Tari Topeng khas Cirebon.
  4. Pintu Selamat Tangkep ( pintu utama sebelum memasuki gedung utama keraton)
  5. Terletak di bagian tengah dan hanya dibuka pada saat-saat tertentu saja, seperti upacara khusus atau ketika ada tamu khusus yang berkunjung ke keraton.
  6. Pintu Kliningan
  7. Pintu yang terletak di sisi kiri dan kanan keraton ini merupakan pintu yang biasa digunakan untuk pengunjung biasa yang ingin menjelajah masuk ke dalam keraton.
  8. Ruang Jinem Prabayaksa
  9. Ruangan ini merupakan bagian serambi keraton yang digunakan sebagai tempat sultan ketika menerima tamu. Selain itu, tempat ini juga digunakan sebagai tempat diadakannya acara ritual keraton.

Keraton Kacirebonan masih tetap menjaga, melestarikan, dan melaksanakan tradisi dan upacara adat, seperti;
  • Suraan
  • Syafaran
  • Muludan
  • Rajaban
  • Rowahan
  • Tarawehan
  • Likuran
  • Tadarusan di bulan Ramadhan
  • Grebeg Syawal (Idul Fitri)
  • Hari Raya Agungan (Idul Adha)
  • Panjang Jimat ( Maulud Nabi)

Keraton Kacirebonan merupakan salah satu keraton yang patut dikunjungi, karena masih menyimpan banyak benda-benda antik dan bersejarah. Selain itu, dengan mengunjungi keraton ini, Anda akan dibawa nostalgia ke masa perjuangan belanda sekaligus ke masa persebaran agama Islam di Indonesia, terutama di daerah Cirebon.

Sbr gbr: id.wikipedia.org


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Keraton Kacirebonan: Keraton Paling Kecil di Cirebon yang Menarik untuk Dikunjungi"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.